73% warga Jepang kurang berolahraga
Kementerian Jepang mengeluarkan hasil survei mengenai olahraga dan kebugaran pada tanggal 21 November 2009. 73,9% dari total responden mengatakan mereka sedikit banyak merasakan kurang berolahraga. Hasil ini naik 6,3% dari survei yang diadakan 3 tahun lalu dan terbesar dalam 7 kali survei yang diadakan sejak tahun 1991. Survei ini dilakukan setiap 3 tahun sekali. Survei tahun ini mengalami peningkatan tertinggi dibandingkan dengan survei-survei sebelumnya, sehingga bisa menggambarkan kecenderungan warga Jepang yang merasa kurang berolahraga.
Dari sisi usia, warga Jepang yang berusia produktif bekerja kebanyakan merasa kurang berolahraga. Warga Jepang yang berusia 40-an mencapai 86,6%, usia 30-an mencapai 80% dan usia 50-an mencapai 79,6%. Warga Jepang yang berusia lanjut cenderung lebih sedikit yang merasa kurang berolahraga dibandingkan dengan warga Jepang yang berusia produktif bekerja. Warga Jepang yang berusia 60-an mencapai 66,5%, usia 70 tahun ke atas mencapai 57,2%. Dari sisi jenis kelamin, perempuan cenderung lebih banyak yang merasa kurang berolahraga. Perempuan mencapai 76,9% sedangkan laki-laki mencapai 70,3%.
Warga Jepang yang sedikit merasa atau tidak sama sekali merasa kurang berolahraga hanya mencapai 25,9%. Hasil ini turun 6% dari survei sebelumnya dan terendah sejak survei ini dilakukan. Dari sisi usia, warga Jepang yang berusia 40-an paling rendah yang sedikit merasa atau tidak sama sekali merasa kurang berolahraga, hanya mencapai 13,4%, terendah untuk keseluruhan kelompok usia. Yang paling tinggi adalah warga Jepang yang berusia 70 tahun ke atas mencapai 41,6%.
Dalam 1 tahun terakhir, jenis olahraga yang sering dilakukan oleh warga Jepang adalah berjalan kaki mencapai 48%. Selanjutnya senam mencapai 26,2%, bowling 15,7% dan lari 12,1%. Warga Jepang yang tidak berolahraga sama sekali naik menjadi 22,2%.
Sumber:
http://www.kahoku.co.jp/news/2009/11/2009112101000477.htm









Leave your response!