Kereta Peluru Shinkansen Nozomi seri 500 pensiun

 Kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 yang populer dengan desainnya yang unik mengakhiri masa operasionalnya di jalur kereta peluru Tokaido Shinkansen antara stasiun Tokyo – Shin Osaka pada 28 Pebruari 2010. Pada hari-hari terakhir operasionalnya, banyak penggemar kereta api yang lebih dikenal dengan sebutan Tori Tetsu memenuhi stasiun Tokyo dan stasiun-stasiun lainnya untuk mengambil gambar kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 untuk terakhir kalinya. Bahkan di beberapa tempat, ada penggemar kereta api yang memasuki jalur kereta api hanya untuk mengambil gambar kereta api dari dekat di jalur JR Kansai di Osaka sehingga mengakibatkan terganggunya jadwal perjalanan kereta api. Untuk mengantisipasi hal itu, JR Tokaido dan JR West Japan di seluruh stasiun tempat berhentinya kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 memperingatkan agar menghindari perilaku penggemar kereta api yang berisiko terhadap keselamatan dan meningkatkan perilaku yang bertanggung jawab untuk melepas akhir masa operasional kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500.

Kereta Peluru Shinkansen Nozomi seri 500 pensiunSaat ini, kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 (rangkaian 16 gerbong) beroperasi antara stasiun Tokyo dan Hakata satu kali pulang pergi sehari. Mulai bulan Juni akhir, antara stasiun Shin Osaka dan Hakata akan dilayani dengan kereta peluru Shinkansen Kodama (rangkaian 8 gerbong). Untuk rangkaian kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 lainnya, sejak tahun 2008 sudah dilayani dengan kereta peluru Shinkansen Kodama di jalur ini.

Menurut JR Tokaido, mulai awal bulan Pebruari 2010, sekitar 40-50 penggemar kereta api memenuhi stasiun Tokyo untuk mengabadikan kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 ini. Bahkan pada hari Sabtu dan Minggu lebih dari 100 penggemar kereta api memenuhi stasiun Tokyo. Pada tanggal 24 Pebruari 2010, sekitar 200 penggemar kereta api memenuhi stasiun Tokyo di bagian depan kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 untuk mengabadikannya sampai terjadi saling dorong antara mereka. Sekitar 4-5 orang petugas kereta api sampai harus memperingatkan mereka agar tidak melewati pagar pembatas karena akan membahayakan mereka. Pada hari terakhir, petugas kereta api yang diturunkan lebih banyak untuk mengantisipasi penggemar kereta api yang datang lebih banyak.

Kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 dikembangkan oleh JR West Japan dan mulai beroperasi pada jalur kereta peluru Sanyo Shinkansen pada bulan Maret 1997. Pada saat itu, untuk pertama kalinya kereta peluru ini beroperasi dengan kecepatan maksimum mencapai 300 km / jam dan memperoleh penghargaan dari Guinness Book of Records sebagai kereta api dengan kecepatan rata-rata tercepat di dunia. Mulai bulan November 2010, kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 ini mulai beroperasi di jalur antara stasiun Tokyo dan Hakata pulang pergi.

Kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 500 mempunyai keunikan dengan disain gerbong paling depan yang seperti pesawat jet tempur dan keseluruhan gerbong kereta yang berbentuk silinder. Namun kereta peluru ini juga mempunyai masalah dengan bagian dalam kereta yang sempit. Jalur antara stasiun Tokyo dan Shin Osaka mulai digantikan dengan kereta peluru Shinkansen Nozomi seri 700 yang baru yang dapat dipacu dengan kecepatan tinggi di jalur yang berbelok, sehingga seri 500 akan segera mengakhiri operasionalnya.

Sumber :

http://www.tokyo-np.co.jp/article/national/news/CK2010022602000218.html

Related Articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *