Masalah rem pada mobil hibrida Toyota Prius
Setelah menerima berbagai keluhan pada bagian rem mobil hibrida Toyota Prius, Toyota Corporation mengumumkan telah mengatasi masalah tersebut pada mobil Toyota Prius yang diproduksi mulai bulan Januari 2010.
Namun, Toyota Corporation tidak menjelaskan bagaimana penanganan mobil Toyota Prius yang diproduksi dan dijual sebelum bulan Januari 2010. Hal ini menyebabkan konsumen mulai mempertanyakan sikap Toyota Corporation terhadap masalah tersebut.
Toyota Corporation saat ini sedang menghadapi masalah penarikan mobil besar-besaran di Amerika dan Eropa akibat cacat produksi pada bagian pedal gas. Masalah kualitas mobil Toyota di luar negeri, dan kemudian ditambah juga dengan masalah kualitas di Jepang, akan berdampak pada citra mobil Toyota yang berkualitas tinggi, yang saat ini memimpin pasar mobil di dunia.
Keluhan masalah rem mobil hibrida Toyota Prius seri terbaru diterima pertama kali pada bulan Mei tahun lalu. Semua mobil Toyota Prius itu diproduksi di Jepang. Kementerian Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang telah menerima 14 pengaduan terhadap mobil hibrida Toyota Prius. Namun Wakil Presiden Direktur Toyota Corporation, Sasaki Shinichi mengatakan dealer mobil Toyota telah menerima pengaduan lebih banyak, sehingga Toyota Corporation telah mengambil langkah-langkah perbaikan setelah menerima pengaduan tersebut.
Di hari yang sama, Sasaki Shinichi juga telah menemui Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Perindustrian Jepang, Naoshima Masayuki dan Menteri Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang, Maehara Seiji, dan melaporkan permasalahan dan penanganan penarikan mobil Toyota dan keluhan mobil Toyota Prius. Sasaki Shinichi, setelah pertemuan tersebut mengatakan kepada wartawan, Toyota Corporation saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan penarikan mobil Toyota Prius.
Sumber :
http://www.nishinippon.co.jp/nnp/item/150346









Leave your response!