Piala Dunia 2010 Jepang masuk Grup E

Pada tanggal 4 Desember 2009 (5 Desember 2009 pagi hari waktu Jepang) telah diadakan undian pembagian grup Piala Dunia 2010 di Cape Town, Afrika Selatan. Jepang berada di grup E bersama dengan Kamerun, Belanda dan Denmark.

Pertandingan pertama dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 14 Juni 2010 melawan Kamerun di Bloemfontein. Pertandingan kedua pada tanggal 19 Juni 2010 melawan Belanda di Durban dan pertandingan ketiga pada tanggal 24 Juni 2010 melawan Denmark di Rustenburg. Pelatih Jepang, Takeshi Okada menargetkan Jepang bisa mencapai babak semifinal.

Pertandingan pertama akan digelar di Bloemfontein yang berada sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut. Bloemfontein berada di wilayah tengah Afrika Selatan. Dari 10 tempat di 9 kota tempat berlangsungnya Piala Dunia 2010, Bloemfontein adalah tempat yang paling dingin. Pada saat berlangsungnya Piala Konfederasi FIFA pada bulan Juni 2009 yang lalu, suhu di kota ini hampir mencapai 0 derajat Celcius. Untungnya kick off akan berlangsung jam 4 sore (jam 11 malam waktu Jepang) sehingga diharapkan cuaca tidak begitu dingin.

Stadion Free State di Bloemfontein dapat menampung sekitar 45 ribu orang. Tempat duduk penonton yang didisain bertingkat 2 memberikan kemudahan untuk menikmati pertandingan dari kursi manapun. Pertandingan Jepang melawan Kamerun pada tanggal 14 Juni 2010 adalah pertandingan pertama dari 6 pertandingan yang dijadwalkan akan diadakan di stadion ini.

Lawan pertama Jepang adalah Kamerun, salah satu negara di Afrika yang memiliki catatan bagus dalam sejarah Piala Dunia. Sebelumnya sudah 5 kali tampil di Piala Dunia dengan hasil terbaiknya dicapai di Piala Dunia 1990 di Italia dengan mencapai babak perempat final. Sebagian besar pemainnya bermain di Eropa, terutama di Perancis. Penyerang tengah Samuel Eto’o telah mencetak 9 gol dari 12 pertandingan penyisihan Piala Dunia 2010. Ia juga lama berkiprah di Barcelona, Spanyol, sebelum akhirnya pindah ke Inter Milan, Italia pada musim ini. Ia adalah pemain yang memiliki kelenturan dan kecepatan.

Pemain-pemain Kamerun rata-rata memiliki postur badan yang besar dan stamina yang bagus. Sebelumnya Jepang sudah 3 kali bertanding dengan Kamerun, dengan hasil 2 kali menang dan 1 kali seri. Dari catatan pertandingan ini sepertinya Jepang lebih diunggulkan, tetapi Kamerun bukanlah lawan yang mudah dikalahkan. Pelatih Kamerun yang berasal dari Perancis, Paul Le Guen mengatakan bahwa ia tidak begitu mengenal permainan kesebelasan Jepang, namun kemungkinan ia telah mendapatkan informasi dari mantan pelatih Jepang, Phillipe Troussier yang juga berasal dari Perancis.

Pertandingan kedua akan diadakan di kota Durban, sebuah kota pelabuhan yang menghadap ke Samudera Hindia. Pada awalnya pertandingan persahabatan antara Jepang dan Afrika Selatan akan dilangsungkan di kota ini pada 14 November 2009 yang lalu. Namun, pembangunan stadion Durban terlambat 2 minggu, sehingga pertandingan dipindahkan ke Port Elizabeth. Pembangunan stadion Durban akhirnya selesai pada akhir bulan November 2009. Stadion ini dapat menampung sekitar 70 ribu penonton. Stadion ini dapat berfungsi juga sebagai stadion atletik, sehingga jarak penonton dari lapangan agak jauh.

Lawan kedua Jepang adalah Belanda. Kesebelasan Belanda telah 8 kali tampil di Piala Dunia. Pada tahun 1974 dan 1978, Belanda berhasil menjadi runner-up berturut-turut. Pada bulan September 2009 yang lalu, Jepang telah melakukan pertandingan persahabatan dengan Belanda di Belanda. Dengan pressing yang bagus, Jepang bisa menahan Belanda tanpa gol di babak pertama, namun pressingnya mulai mengendur di babak kedua hingga kebobolan 3 gol tanpa balas. Pemain-pemain Belanda banyak yang berkiprah di Eropa, diantaranya adalah Robin van Persie di Arsenal, Inggris dan Klaas-Jan Huntelaar di AC Milan, Italia.

Kesebelasan Belanda saat ini lebih mengandalkan kecepatan dibandingkan dengan postur tubuhnya. Kesebelasan Jepang perlu memikirkan cara untuk meredam kecepatan pemain-pemain Belanda. Kick off pertandingan ini direncanakan jam 1:30 siang (jam 8:30 malam waktu Jepang).

Pertandingan ketiga akan diselenggarakan di Rustenburg. Dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut, seperti halnya Bloemfountain, suhu udara akan sangat berpengaruh di pertandingan ini. Stadion Royal Bafokeng tidak dilakukan renovasi. Dari 10 tempat pertandingan, stadion ini adalah satu-satunya yang memiliki trek atletik. Stadion ini hanya memiliki atap di stan utama, mirip dengan stadion Nasional Tokyo. Stadion ini juga digunakan untuk Piala Konfederasi FIFA yang lalu dengan kapasitas 45 ribu penonton. Pada tanggal 24 Juni 2010 yang akan datang, stadion ini akan dipadati oleh pendukung Jepang yang berkostum biru dan pendukung Denmark yang berkostum merah.

Kesebelasan Denmark tampil untuk ke-4 kalinya di Piala Dunia 2010 setalah tahun 1986, 1998 dan 2002. Pada Piala Dunia 1998 di Perancis, Denmark berhasil masuk ke babak perempat final. Kesebelasan Denmark dilatih oleh pelatih Morten Olsen yang pernah ikut dalam Piala Dunia 1986 sebagai libero.

Penyerang kesebelasan Denmark adalah Nicholas Bendtner yang musim ini berkiprah di klub Arsenal, Inggris. Selain memiliki tinggi badan 190 cm, ia juga memilki kecepatan dan skill yang tinggi. Ia juga masih muda baru berumur 21 tahun, sehingga kiprahnya di Piala Dunia 2010 ini sangat dinantikan.

Pemain Denmark rata-rata memiliki tubuh yang besar dengan skill yang bagus. Kesebelasan Jepang diharapkan memainkan permainan yang cepat dan mobilitas tinggi untuk menghadapi Denmark. Kick off pertandingan ini dijadwalkan akan berlangsung mulai jam 8:30 malam (jam 3:30 dini hari waktu Jepang).

Berada satu grup dengan ketiga tim ini dan bersaing untuk mendapatkan 2 tempat teratas untuk mendapatkan tiket ke babak selanjutnya adalah bukan pekerjaan yang mudah. Namun dengan target masuk ke babak semifinal, perlu juga dipikirkan calon lawan di babak selanjutnya. Jika lolos dari penyisihan grup E, maka lawan yang akan menunggu di babak selanjutnya adalah kesebelasan yang lolos dari grup F yang terdiri dari Italia, Paraguay, New Zealand dan Slowakia. Diperkirakan dari grup F yang akan lolos adalah Paraguay dan Italia, jadi kemungkinan lawan Jepang di babak berikutnya adalah Paraguay atau Italia.

Piala Dunia 2010 Grup EJika lolos dari hadangan Paraguay atau Italia, di babak perempat final akan menunggu lawan dari grup G (Brazil, Korea Utara, Pantai Gading dan Portugal) dan grup H (Spanyol, Swiss, Honduras dan Chile). Diperkirakan dari grup G akan lolos Brazil dan Portugal, sedangkan dari grup H akan lolos Spanyol dan Chile. Dari keempat kesebelasan ini, kemungkinan yang akan mencapai babak perempat final adalah Brazil dan Spanyol. Jadi kemungkinan untuk mencapai babak semifinal, Jepang harus bisa mengalahkan salah satu dari dua calon juara dunia 2010, Brazil atau Spanyol.

Kesebelasan Jepang diharapkan dapat memetik poin penuh saat menghadapi Kamerun dan Belanda. Setelah itu di pertandingan terakhir melawan Denmark, sebaiknya dipikirkan calon lawan di babak selanjutnya, apakah lebih baik lolos ke babak selanjutnya dengan menjadi juara grup atau cukup dengan peringkat kedua grup E.

Sumber:

http://sports.nikkei.co.jp/soccer/column/osumi.aspx?n=MMSPca000005122009

Related Articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *