Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berkunjung ke Fushimi Inari-taisha, Jangan Lupa Cicipi Jajanan Terbarunya!

 


Siapa tidak tahu Fushimi Inari- taisha, kuil Shinto yang ialah pusat dari sekitar 40. 000 kuil Inari. Barisan gerbang torii- nya yang merah menyala merupakan salah satu yang sangat disukai turis yang bertamu ke kuil di Kyoto ini.


Banyak sekali aktivitas yang dapat kalian lakukan di Fushimi Inari- taisha. Mulai dari berharap berkah, menaiki busut di balik kuil, sampai semata- mata melihat keelokan torii dikala petang.


Sehabis melaksanakan banyak aktivitas, kita dapat kulineran di area kuil. Saat sebelum gerbang masuk, ada banyak sekali orang dagang kaki 5 yang menjajakan berbagai macam santapan khas Jepang, berikut sebagian di antara lain.


Takoyaki


Jajanan yang ini bisa kita temui di banyak tempat di Indonesia. Tetapi cobalah mencicipinya di Jepang! Wujudnya berbentuk bola- bola kecil yang dibuat dari adukan aci terigu yang diisi dengan bagian bebat bayi serta daun bawang.


Di dekat Fushimi Inari- taisha, terdapat banyak orang dagang kaki 5 yang yang menjajakan takoyaki. Satu jatah takoyaki yang dijual di mari umumnya bermuatan 6 buah serta dihargai mulai dari 300 sampai 500 Yen ataupun sebanding Rp 38 sampai 63 ribu.


Taiyaki


Panekuk berupa ikan yang satu ini pula jadi salah satu street food yang banyak dikejar turis dikala liburan ke Jepang. Di dekat Fushimi Inari- taisha terdapat orang dagang yang menjual panekuk ikan ini dengan harga 300 Yen ataupun sebanding Rp 38 ribu. Isiannya juga dapat kalian pillih; mulai dari red beans( kacang merah), matcha, sampai mustard.


Dango


Santapan manis lain yang dapat kalian coba merupakan dango. Untuk kalian yang belum familier, dango ialah kue Jepang yang dibuat dari aci beras kemudian dibangun bundar semacam bola. Sehabis dibangun, adukan dango kemudian ditusuk semacam perihalnya sate serta terbakar di atas pemanggang yang setelah itu diolesi kecap, gula, serta mirin-- bumbu dapur untuk makanan Jepang berbentuk minuman beralkohol bercorak kuning.


Satu tikam dango umumnya dihargai sekitar 300 Yen ataupun sebanding Rp 38 ribu. Supaya semakin enak, kalian dapat dahar dango bersama dengan teh hijau bungkusan yang dijual di tepi jalan.


Ichigo Daifuku


Jepang memanglah populer dengan berbagai macam santapan manis yang beraneka ragam serta istimewa. Salah satu santapan manis yang pantas kalian coba merupakan ichigo daifuku. Ichigo daifuku sendiri ialah kue yang dibuat dari aci ketan putih yang di dalamnya bermuatan selai kacang merah serta buah stroberi.


Di dekat gerbang Fushimi Inari Taisha, terdapat salah satu pedagang yang menjajakan ichigo daifuku dengan harga 200 Yen ataupun sebanding Rp 25 ribu. Kalian pula dapat memilah isiannya, mulai dari red beans, white beans, sampai mustard.


Jeruk Peras


Sehabis puas mencicipi berbagai macam kuliner khas Jepang yang becita rasa manis serta payau, tidak terdapat salahnya menutup dengan suatu yang fresh. Kalian dapat memilah jeruk peras yang dijual oleh salah satu orang dagang kaki 5 dekat gerbang kuil.


Satu buah jeruk peras yang dijual orang dagang itu dihargai 500 Yen ataupun sebanding Rp 63 ribu. Walaupun terhitung mahal, jeruk itu benar- benar fresh serta manis. Menariknya, sehabis diperas dalam suatu mesin kalian dapat meminum hasil perasan itu di dalam cangkangnya.