Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kuil Berusia 4 Abad Terbaru yang Tak Jauh dari Hingar Bingar Dotonbori

 


Area Dotonbori di Osaka diketahui sebagai destinasi wisata berbelanja. Terdapat banyak gerai barang branded di area ini. Tidak hanya itu, puluhan papan iklan yang hidup dikala malam datang semakin menambah gemerlap atmosfer Dotonbori.


Tidak jauh dari berisik bingar area Dotonbori ini, kita dapat menapaki jalan/ gang kecil yang diketahui dengan Hozenji Yokocho. Dikenal begitu sebab gang selebar 4 m ini selesai di Kuil Hozenji, suatu kuil Buddha yang dibentuk semenjak zaman Edo( sekitar tahun 1600).


Kuil Hozenji serta Patung Fudo Myo- o


Walaupun lokasinya lumayan tersembunyi di balik pertokoan, terdapat tanda- tanda yang nyata soal kehadiran kuil ini. Dari jalan raya, Kuil Hozenji ditandai dengan gapura kusen serta prasasti yang dibuat dari batu. Masuk ke dalam, kita akan melihat mazbah penyembahan yang dilengkapi dengan lampion- lampion.


Kuil ini dipakai oleh warga setempat untuk berharap serta beribadah. Di kuil yang jadi salah satu gedung kuno yang dilindungi penguasa ini, mereka berharap pada Fudo Myo- o, salah satu dari Five Wisdom Buddhas yang dipercayai oleh masyarakat lokal Jepang.


Yang istimewa dari Patung Fudo Myo- o ini merupakan patung itu diselimuti oleh lumut bercorak hijau dari akhir ke akhir. Lumut ini menyelimuti patung Fudo Myo- o selama puluhan tahun sebab cerita yang dipercayai masyarakat setempat.


Sekitar 80 tahun yang kemudian, seseorang perempuan berterus terang permintaannya dikabulkan sehabis menyiramkan air ke patung Fudo Myo- o. Sehabis narasi ini menyebar, kesimpulannya banyak orang yang menjiplak ritual seragam.


Akhirnya, patung ini juga diselimuti lumut sebab lembab disiram air. Saat ini patung itu diketahui dengan gelar Mizukake Fudo nama lain Patung Fudo yang diperciki air.


Hozenji Yokocho


Pesona lain kuil Hozenji ini terdapat di Hozenji Yokocho ataupun jalan selangkah yang mengarah kuil Hozenji. Kita dapat menciptakan bermacam tipe gerai serta restoran di bagian kiri serta kanan. Tidak hanya itu, patung- patung Buddha, corong, serta bermacam catatan Jepang yang dipasang di depan gerai akan menambah gemerlap ekspedisi kita menapaki jalan ini.


Pada era Imperium Edo, drama ataupun pentas kerap dipentaskan di sejauh jalan mengarah Kuil Hozenji. Masyarakat kota Osaka akan terkumpul serta menyaksikan dari rumah- rumah di sejauh Hozenji Yokocho. Inilah cikal akan timbulnya gerai hadiah mata serta restoran hingga hari ini.


Salah satu restoran yang tidak bisa terlampaui merupakan restoran Meotozenzai. Restoran ini jadi populer sehabis Sakunosuke Oda( seseorang pengarang populer di era 1940- 1960 an di Jepang) menorehkan cerita cinta yang penuh tantangan antara Ryukichi serta Choko. Di akhir narasi, Choko serta Ryukichi berjumpa serta berangkat ke Hozenji di Osaka. Di restoran Meotozenzai inilah, Choko mengatakan pada Ryukichi,“ Jadi pendamping lebih bagus dari jadi sendiri.” Percakapan Choko yang menceritakan hal dedikasi untuk memilah cinta asli inilah yang diketahui besar di Jepang.


Restoran yang jadi latar tempat cerita itu nyatanya terdapat di dunia jelas, ialah restoran Meotozenzai di Hozenji Yokocho. Menu harapan di restoran ini merupakan Meoto Zenzai, ialah sup kacang merah dengan suatu mochi di tengah- tengah cawan. Maksud Meoto Zenzai sendiri merupakan jadi pendamping seribu tahun ataupun jadi pendamping kekal. Menikmati sup ini bersama dengan pendamping ataupun orang yang dicintai diyakini akan membuat cinta kita senantiasa kekal.


Kuil Hozenji jadi energi raih tertentu untuk turis- turis yang menjelajahi Area Dotonbori. Kuil yang umurnya nyaris 4 abad ini jadi fakta kalau di balik pembaharuan, Jepang sedang senantiasa menjaga budaya serta tradisi yang mereka pegang selama beratus- ratus tahun. 


Posting Komentar untuk "Kuil Berusia 4 Abad Terbaru yang Tak Jauh dari Hingar Bingar Dotonbori"