Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makanan dan Camilan Terbaru Khas Musim Gugur di Jepang

 


Salah satu yang tidak bisa dilewatkan dari tiap musim di Jepang merupakan kuliner khasnya. Pada musim gugur sendiri, terdapat sebagian hidangan istimewa yang tidak dapat ditemui di musim yang lain. Tentu kalian tidak akan melupakannya dikala liburan musim gugur di Jepang, kan?


Matsutake


Jamur matsutake merupakan simbol musim gugur di Jepang. Matsutake tidak bisa dibudidayakan serta cuma berkembang dikala musim gugur datang. Santapan elegan ini bisa ditemui di dalam hutan, alhasil harga jamur ini sedikit lebih mahal. Harga jamur untuk 300 gr merupakan sekitar 100 sampai 500 Dollar. Aroma jamur amat istimewa serta kokoh, alhasil sebagian orang tidak menyukainya.


Kala musim gugur Jepang, umumnya banyak orang akan memilah komsumsi santapan hangat yang menyehatakan. Salah satu olahan matsutake kala musim gugur datang di Jepang merupakan sup matsutake. Sup ini lazim disebut pula sebagai Matsutake Dobin Mushi.


Tidak hanya eksklusif rasanya, sup ini pula istimewa penyajiannya sebab dihidangkan pada teko yang dibuat dari gerabah yang disebut dobin. Wujudnya serupa semacam teko teh yang lazim kita jumpai. Isian dari sup matsutake ini terdapat bonito ataupun ikan asap, bermacam berbagai sayur- mayur, ikan ataupun udang, serta pula dengan bahan bakae yang istimewa, dengan bonus jamur pinus. Umumnya untuk membuat rasa sup jadi lebih fresh, diberi tamabahan perasan jeruk- jerukan.


Ikan Sanma Panggang


Sanma merupakan ikan khas musim gugur yang banyak ditemui di bagian utara perairan Jepang. Ikan ini mempunyai wujud agak jauh dengan sisik yang bercorak perak. Disebut ikan khas musim gugur sebab ikan ini banyak dipanen dikala musim gugur datang. Ikan sanma umumnya diolah dengan metode dibumbui garam spesial yang disebut shama no shioyaki serta dipanggang setelah itu disajikan dengan selada serta riasan lemon. Terdapat pula yang menyajikannya sebagai sashimi ataupun sushi.


Shinmai


Musim gugur ialah musim panen santapan, salah satunya merupakan beras. Shinmai sendiri mempunyai maksud beras baru, ialah beras yang baru saja dipanen setelah itu diolah jadi nasi. Rasa beras yang baru dipanen mempunyai karakteristik tertentu. Orang Jepang mengatakan bila nasi ini lebih manis, lebih autentik, serta lebih benyek ataupun halus ketimabng nasi yang umumnya dikonsumsi. Komsumsi shinmai lumayan popular dikala musim gugur. Umumnya shinmai diolah dicampur dengan kacang ginkgo, kastanye, ataupun ubi manis.


Ubi Manis


Ubi manis merupakan salah satu santapan yang harus disantap dikala musim gugur datang. Mengkonsumsi ubi manis di musim gugur apalagi jadi tradisi yang masih dijalani sampai dikala ini oleh warga Jepang. Ubi amat dinilai di Jepang sebab ialah santapan dikala musim perang. Tidak hanya itu ubi manis gampang ditanam serta mempunyai harga yang relatif lebih ekonomis.


Dikala musim gugur, ubi diolah jadi kombinasi nasi yang disebut satsuma- imo gohan. Mochigome ataupun nasi lengket dimasak dengan bagian ubi manis semacam memasak nasi pada biasanya. Nasi bisa dinikmati dengan ditambahkan taburan bulir wijen.


Kuri ataupun Kastanye


Kastanye ataupun kuri dalam Bahasa Jepang, merupakan santapan yang sudah disantap semenjak era pra sejarah. Budidaya kuri di Jepang dicoba dengan cara megah semenjak dahulu kala. Apalagi luang jadi santapan utama Jepang di sebagian wilayah. Kuri sampai dikala ini masih dipakai, umumnya untuk ritual keimanan.


Kuri ini merupakan tipe kacang yang pula jadi simbol musim gugur di Jepang. Perihal ini sebab musim gugur merupakan dikala musim panen kuri. Oleh sebab itu banyak banget olahan santapan yang dibuat dari materi kuri. Kuri bisa terbuat sirup gula dengan bonus ubi jalar yang pula banyak ada dikala musim gugur datang.


Kuri pula bisa dinikmati dengan metode direbus terlebih dulu saat sebelum dikonsumsi. Kuri menggodok mempunyai rasa yang manis serta lezat. Dikala ini kastanye banyak diolah jadi santapan enteng yang manis ataupun enak. Ilustrasinya merupakan kurigohan, ialah nasi yang dicampur kuri, ketan serta kacang merah. Kastanye pula bisa terbuat jadi gula- gula yang disebut kuri kinton.


Tempura Momiji


Camilan yang satu ini janganlah hingga kalian lewati untuk dicicipi, betul. Camilan ini amat istimewa sebab dibuat dari daun maple. Di Jepang, santapan ini disebut momiji tempura nama lain tempura daun maple.


Materi kreator momiji tempura simpel, cuma aci, wijen, gula, serta daun maple. Daunnya sendiri hambar, jadi rasa camilan ini terkait adukan tepungnya.


Rasa momiji tempura mirip karinto tetapi tidak sangat manis. Karinto sendiri merupakan camilan goreng tradisional Jepang yang manis serta dilapisi brown sugar. Tidak hanya itu, dikala dikunyah momiji tempura terasa agak elastis. Bagi yang pernah menyantapnya, semacam menyantap kain, bukan maple. 

Salah satu yang tidak bisa dilewatkan dari tiap musim di Jepang merupakan kuliner khasnya. Pada musim gugur sendiri, terdapat sebagian hidangan istimewa yang tidak dapat ditemui di musim yang lain. Tentu kalian tidak akan melupakannya dikala liburan musim gugur di Jepang, kan?

Matsutake

Jamur matsutake merupakan simbol musim gugur di Jepang. Matsutake tidak bisa dibudidayakan serta cuma berkembang dikala musim gugur datang. Santapan elegan ini bisa ditemui di dalam hutan, alhasil harga jamur ini sedikit lebih mahal. Harga jamur untuk 300 gr merupakan sekitar 100 sampai 500 Dollar. Aroma jamur amat istimewa serta kokoh, alhasil sebagian orang tidak menyukainya.

Kala musim gugur Jepang, umumnya banyak orang akan memilah komsumsi santapan hangat yang menyehatakan. Salah satu olahan matsutake kala musim gugur datang di Jepang merupakan sup matsutake. Sup ini lazim disebut pula sebagai Matsutake Dobin Mushi.

Tidak hanya eksklusif rasanya, sup ini pula istimewa penyajiannya sebab dihidangkan pada teko yang dibuat dari gerabah yang disebut dobin. Wujudnya serupa semacam teko teh yang lazim kita jumpai. Isian dari sup matsutake ini terdapat bonito ataupun ikan asap, bermacam berbagai sayur- mayur, ikan ataupun udang, serta pula dengan bahan bakae yang istimewa, dengan bonus jamur pinus. Umumnya untuk membuat rasa sup jadi lebih fresh, diberi tamabahan perasan jeruk- jerukan.

Ikan Sanma Panggang

Sanma merupakan ikan khas musim gugur yang banyak ditemui di bagian utara perairan Jepang. Ikan ini mempunyai wujud agak jauh dengan sisik yang bercorak perak. Disebut ikan khas musim gugur sebab ikan ini banyak dipanen dikala musim gugur datang. Ikan sanma umumnya diolah dengan metode dibumbui garam spesial yang disebut shama no shioyaki serta dipanggang setelah itu disajikan dengan selada serta riasan lemon. Terdapat pula yang menyajikannya sebagai sashimi ataupun sushi.

Shinmai

Musim gugur ialah musim panen santapan, salah satunya merupakan beras. Shinmai sendiri mempunyai maksud beras baru, ialah beras yang baru saja dipanen setelah itu diolah jadi nasi. Rasa beras yang baru dipanen mempunyai karakteristik tertentu. Orang Jepang mengatakan bila nasi ini lebih manis, lebih autentik, serta lebih benyek ataupun halus ketimabng nasi yang umumnya dikonsumsi. Komsumsi shinmai lumayan popular dikala musim gugur. Umumnya shinmai diolah dicampur dengan kacang ginkgo, kastanye, ataupun ubi manis.

Ubi Manis

Ubi manis merupakan salah satu santapan yang harus disantap dikala musim gugur datang. Mengkonsumsi ubi manis di musim gugur apalagi jadi tradisi yang masih dijalani sampai dikala ini oleh warga Jepang. Ubi amat dinilai di Jepang sebab ialah santapan dikala musim perang. Tidak hanya itu ubi manis gampang ditanam serta mempunyai harga yang relatif lebih ekonomis.

Dikala musim gugur, ubi diolah jadi kombinasi nasi yang disebut satsuma- imo gohan. Mochigome ataupun nasi lengket dimasak dengan bagian ubi manis semacam memasak nasi pada biasanya. Nasi bisa dinikmati dengan ditambahkan taburan bulir wijen.

Kuri ataupun Kastanye

Kastanye ataupun kuri dalam Bahasa Jepang, merupakan santapan yang sudah disantap semenjak era pra sejarah. Budidaya kuri di Jepang dicoba dengan cara megah semenjak dahulu kala. Apalagi luang jadi santapan utama Jepang di sebagian wilayah. Kuri sampai dikala ini masih dipakai, umumnya untuk ritual keimanan.

Kuri ini merupakan tipe kacang yang pula jadi simbol musim gugur di Jepang. Perihal ini sebab musim gugur merupakan dikala musim panen kuri. Oleh sebab itu banyak banget olahan santapan yang dibuat dari materi kuri. Kuri bisa terbuat sirup gula dengan bonus ubi jalar yang pula banyak ada dikala musim gugur datang.

Kuri pula bisa dinikmati dengan metode direbus terlebih dulu saat sebelum dikonsumsi. Kuri menggodok mempunyai rasa yang manis serta lezat. Dikala ini kastanye banyak diolah jadi santapan enteng yang manis ataupun enak. Ilustrasinya merupakan kurigohan, ialah nasi yang dicampur kuri, ketan serta kacang merah. Kastanye pula bisa terbuat jadi gula- gula yang disebut kuri kinton.

Tempura Momiji

Camilan yang satu ini janganlah hingga kalian lewati untuk dicicipi, betul. Camilan ini amat istimewa sebab dibuat dari daun maple. Di Jepang, santapan ini disebut momiji tempura nama lain tempura daun maple.

Materi kreator momiji tempura simpel, cuma aci, wijen, gula, serta daun maple. Daunnya sendiri hambar, jadi rasa camilan ini terkait adukan tepungnya.

Rasa momiji tempura mirip karinto tetapi tidak sangat manis. Karinto sendiri merupakan camilan goreng tradisional Jepang yang manis serta dilapisi brown sugar. Tidak hanya itu, dikala dikunyah momiji tempura terasa agak elastis. Bagi yang pernah menyantapnya, semacam menyantap kain, bukan maple. 

Posting Komentar untuk "Makanan dan Camilan Terbaru Khas Musim Gugur di Jepang"