Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk! Pelajari Etika Terbaru Naik Kereta di Jepang

 


Di Jepang, moda transportasi umum yang sangat banyak disukai merupakan kereta. Sebab terdapatnya beberapa alasan, ialah diamati dari akurasi waktunya yang dapat dikatakan amat cepat, tempatnya yang bersih serta aman. Tetapi, tentu kamu banyak yang menanya,“ gimana dapat kereta di Jepang bersih serta aman, sementara itu dalam satu hari dapat terdapat penumpang kereta yang berjumlah ratusan orang?”


Dalam memakai transportasi umum ini, tentu ada keadaan yang butuh dicermati ataupun ketentuan untuk terciptanya kenyamanan bersama. Nah, di bawah ini kita akan mangulas apa saja etika serta ketentuan ketika naik kereta di negeri sakura ini.


A. Ketika Menunggu Kereta


1. Jangan Memakai Telepon Genggam dikala Berjalan


Di Jepang, jarang banget ditemui banyak orang yang memakai telepon genggam dikala berjalan. Terlebih di stasiun- stasiun besar semacam Shibuya serta Shinjuku. Tujuannya tidak lain merupakan supaya tidak silih bentrok ketika lagi berjalan.


2. Merokok di Tempat yang Telah Ditentukan


Nyaris di semua stasiun Jepang ada ciri“ Dilarang Merokok” bagus di dalam kereta ataupun juga di kamar kecil. Jadi, bila mau merokok silahkan datangi zona spesial merokok ataupun juga kedai kopi yang sediakan tempat merokok ya.


3. Menunggu Kereta Dengan cara Tertib serta Mendahulukan Orang yang Turun


Ketika di stasiun, telah diisyarati di mana tiap pintu kereta akan terletak dikala kereta menyudahi. Umumnya, orang Jepang mengantre dalam 2 baris yang apik, satu buat tiap sisi pintu( ataupun 4 baris dikala marak) terkait dari rute kereta. Tidak hanya itu, buat menjauhi terguling ke dalam jalan kereta api ataupun peristiwa lain yang tidak di idamkan, minta berjalan di sisi dalam garis kuning.


Nah, setelah mengantri dengan apik, tunggulah sampai seluruh orang turun. Mendahulukan orang yang turun merupakan ketentuan telak naik kereta di Jepang. Jadi, jangan sampai silih sorong ya.


B. Di dalam Kereta


1. Duduk Merapat serta Utamakan Pengguna Kursi Prioritas


Ketika sampai di dalam kereta, lekas duduk di kursi yang sedang kosong serta merapat dengan penumpang lain supaya guna kapasitas tempat duduk lebih maksimum. Oh iya jangan menaruh benda di kursi ya, sebab ini berarti mengutip hak orang lain serta membuat orang lain tidak aman. Jadi, simpanlah benda di muatan ya ataupun bila membolehkan, kamu dapat memangku benda ataupun tas kamu.


Beberapa besar kereta mempunyai kediaman ciri buat senantiasa membagikan kursi prioritas, yang lazim dipakai buat para lanjut usia, perempuan berbadan dua, kanak- kanak serta penyandang disabilitas. Bila kamu menemui salah satu penumpang spesial itu, hendaknya tawarkan kursi prioritas ini ya. Tetapi, umumnya para lanjut usia di Jepang sering- kali merasa tersindir bila ditawari kursi prioritas ini sebab mereka sedang menyangka dirinya segar serta kokoh. Jadi, hendaknya kalian berdiri sembari mengucapkan“ dozo” serta beralih.


2. Tidak Membuat Kegaduhan serta Hindari Menelepon di dalam Kereta


Ketika di dalam kereta, hindari membuat kegaduhan ya sebab orang Jepang kurang merasa aman dengan perihal itu, jadi hendaknya turunkan suara bila berbicara, bila mau mencermati nada gunakanlah headset serta yakinkan hp dalam kondisi bentuk getaran ataupun sepi.


3. Hindari Makan serta Minum di dalam Kereta


Menjauhi makan serta minum ketika naik transportasi umum di Jepang merupakan salah satu peraturan yang wajib dicermati. Hektometer, mengapa ya? Sebab umumnya remah- remah ataupun sisa santapan serta bau dari santapan itu tidak digemari oleh penumpang lain. Sebaliknya buat minuman, dikhawatirkan tumpah alhasil mengusik kenyamanan penumpang lain.


4. Jangan Berias di dalam Kereta


Bila tidak mau dipandangi banyak orang ketika kamu menyusun rambut ataupun make up di kereta, jangan coba- coba melaksanakan perihal ini ya. Sebab orang di Jepang menyangka ini tidak layak, jorok serta berdandan merupakan perihal individu.


C. Keluar dari Kereta


Setelah sampai di destinasi tujuan, jangan lupa mengucapkan“ sumimasen” yang berarti“ permisi” ya ketika keluar dari kereta. Tidak hanya santun, mengucapkan tutur itu pula berarti banyak orang yang terdapat di depan kamu akan ketahui bila kamu mau keluar dari kereta.


Nah, seperti itu beberapa etika yang wajib dicermati ketika kamu mencoba naik kereta dikala liburan ke Jepang. Mudah- mudahan postingan ini menolong ya.